Menemukan Panggilan Tuhan dalam Keheningan
Tahun Yubileum Santo Fransiskus 2026-2027
San Damiano adalah gereja kecil di mana Santo Fransiskus dari Assisi menerima panggilan ilahi untuk "memperbaiki gereja-Ku yang runtuh."
Di gereja yang sederhana ini, pada tahun 1205, Santo Fransiskus yang saat itu masih muda berdoa di hadapan salib San Damiano. Dari salib itu, ia mendengar suara Kristus yang berkata: "Fransiskus, pergilah dan perbaikilah rumah-Ku yang sedang runtuh." Pengalaman mistik inilah yang mengubah hidup Fransiskus selamanya.
Awalnya, Fransiskus memahaminya secara harfiah dan mulai memperbaiki bangunan gereja San Damiano yang rusak dengan tangannya sendiri. Namun, ia kemudian menyadari bahwa panggilan sejatinya adalah untuk memperbaiki Gereja universal melalui hidup yang radikal dalam kemiskinan, kerendahan hati, dan ketaatan kepada Injil.
Di San Damiano pula, Santo Fransiskus menjadi oblatus (orang yang menyerahkan diri sepenuhnya) kepada Tuhan dan Gereja. Ia hidup dalam ketaatan penuh dan mengabdikan dirinya sebagai pelayan yang setia kepada Bunda Gereja. Teladan ini menginspirasi para pengikutnya—hingga kini—untuk senantiasa menjadi pelayan Gereja yang rendah hati dan setia.
Seperti Fransiskus yang mendengar panggilan Tuhan di tengah keheningan San Damiano, kita juga diundang untuk mencari dan mendengarkan panggilan Tuhan secara pribadi di era yang penuh dengan distraksi teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Di zaman modern ini, kita sering terjebak dalam hiruk-pikuk informasi, notifikasi tanpa henti, dan tuntutan untuk selalu terhubung. Namun, panggilan sejati Tuhan hanya dapat didengar dalam keheningan hati dan kerendahan diri seperti yang dilakukan Santo Fransiskus.
Retret San Damiano mengajak kita untuk berhenti sejenak, meninggalkan kesibukan dunia, dan mendengarkan suara Tuhan yang berbicara dalam keheningan jiwa kita.
31 Juli - 2 Agustus 2026
Retret 3 hari 2 malam yang akan memberikan Anda waktu untuk berefleksi, berdoa, dan mendengarkan panggilan Tuhan dalam keheningan.
Rumah Retret Samadi Shalom
Cipanas, Bogor, Jawa Barat
Lokasi yang tenang dan sejuk, jauh dari hiruk pikuk kota, sangat ideal untuk meditasi dan contemplasi spiritual.
Program retret yang dirancang khusus untuk membantu peserta menggali panggilan pribadi mereka melalui doa, meditasi, dan refleksi mendalam.
Dibimbing oleh Pastor Pendamping Rohani dan Formator Regio OFS yang berpengalaman dalam spiritualitas Fransiskan.
Retret ditutup dengan Perayaan Ekaristi Indulgensi Portiuncula pada 2 Agustus 2026, sebuah berkat istimewa dalam tradisi Fransiskan.
Portiuncula adalah gereja kecil yang menjadi pusat hidup Santo Fransiskus dan tempat lahirnya Ordo Fransiskan. Pada tanggal 2 Agustus setiap tahun, umat dapat memperoleh indulgensi penuh dengan mengunjungi gereja Fransiskan dan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan.
Penutupan retret dengan Ekaristi Indulgensi Portiuncula menjadikan pengalaman spiritual ini semakin bermakna dan berkat bagi para peserta.
Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran Retret San Damiano, silakan hubungi:
Seperti Santo Fransiskus yang mendengar panggilan di San Damiano, kini giliran Anda untuk menemukan panggilan pribadi dalam keheningan retret spiritual ini.